Ads 468x60px



Labels

Rabu, 28 November 2012

Pindang Pegagan

 


Di tengah menjamurnya menu makanan modern, ternyata tidak memupuskan hasrat pecinta kuliner di Lampung untuk menikmati penganan tradisional. Justru sebaliknya, berbagai jenis makanan ini kerap diburu para penikmatnya.

Terbukti, dengan makin banyaknya tempat kuliner dengan konsep full tradisional. Salah satunya, Rumah Makan Pak D' yang beralamat di Jalan S. Parman No 37, Tanjung Karang Pusat. Di tempat ini, anda dapat menikmati aneka kuliner tradisional khas Sumatera dan berasal dari pulau Jawa.

Salah satu menu andalan yang ditawarkan tempat ini adalah Pindang Pegagan, khas Ogan Kemering Ilir, Sumatera Selatan. Penganan berbahan baku ikan air tawar ini, menyajikan cita rasa gurih, asam pedas dan manis. Selain itu tentunya, padu padan berupa tiga jenis sambal penyerta dan lalapan spesial terong serta pete bakar.

Pemilik Rumah Makan Pak D', Diding A Kadri mengungkapkan, menu satu ini terbilang cukup banyak penggemarnya, terutama para pecinta pindang. Selain karena dijual dengan harga yang relatif terjangkau, penganan ini juga sangat lezat dinikmati di segala suasana. Terlebih, jenis pindang ini menjadi alternatif menu makanan berat tinggi protein, yang dikenal menyegarkan tubuh.

"Sejak menu ini ditampilkan, Alhamdulillah selalu mendapatkan respon positif dari pecintanya. Apalagi, pindang jenis ini terbilang masih relatif jarang. Bahkan saking tinggi peminatnya, terkadang kami kesulitan untuk mencari bahan baku ikannya. Untuk volume penjualannya, rata - rata kami mampu menghabiskan 40 porsi per hari," ungkap pria berbadan tambun ini.

Menurutnya, kekhasan dari pindang pegagan terletak pada penggunaan variasi rempah tradisional, ditambah dengan paduan terasi special yang digunakannya. Adapun, inti kekuatan dari kuliner ini identik pada variasi rasa dan aroma pada kuah penyertanya.

"Selain menu utama pindang pegagan, ekslusif yang kami sediakan. Variasai sambal dan lalapan yang kami sediakan ini menjadi salah satu ciri khas tempat kami. Untuk menikmati kuliner ini, konsumen cukup merogoh kocek Rp 26ribu/ paket porsinya," ungkap Diding.

0 komentar:

Posting Komentar