Tafakur sejenak

Rasulullah Shollahu alaihi wasalam bersabda, “Tafakkaruu fi khalqillaah, walaa tafakkaruu fi dzatillaah.” Artinya : Pikirkanlah ciptaan-ciptaan Allah, dan jangan pikirkan tentang Dzat Allah.

Maksud dari hadits ini menggambarkan bahwa akal manusia tidak akan pernah mencapai pemikirannya terhadap Dzat Allah, jangankan Dzat Allah ciptaan-ciptaan-Nya pun terkadang akal kita tak mampu memikirkannya. 

Sungguh betapa besar kekuasaan Allah yang harus kita renungkan. Pernah suatu ketika saya naik pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Beranti Bandar Lampung ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Saat saya berada di pesawat pada ketinggian 13.000 kaki diatas permukaan bumi, saya tidak lagi melihat tanah tempat manusia berpijak, tanah tempat pohon tumbuh, tanah tempat padi berkembang biak, tanah tempat manusia beraktivitas. Saat itu yang terlihat hanya awan putih, awan biru, selain awan tidak ada yang nampak dilahat dengan mata telanjang. 

Saya merasa betapa kecilnya, manusia jika dibanding dengan ruang angkasa. Jangankan membanding antara kebesaran manusia dengan kedahsyatan alam ghaib. Alam nyata saja kita belum mampu untuk mengkajinya secara detail, apakah lagi ingin mengetahui kedahsyatan alam ghaib. Misalnya apakah sesungguhnya Langgit itu? Ada yang mengatakan langit adalah batas pandangan mata kita pada ruang angkasa. Hal ini saja manusia belum mampu untuk mengkajinya secara ilmiah...!

Wallahu aklam bishowab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar